Perceraian Talak 3, Arti dan Waktu Penjatuhan Talak

Talak satu dan dua adalah talak di mana pasangan suami istri masih diperkenankan untuk rujuk kembali. Baik talak satu dan dua disebut dengan talak raj’I yaitu suami berhak rujuk selama istri masih dalam masa iddah. Sementara itu perceraian talak 3 merupakan talak di mana suami telah menjatuhkan talak tiga terhadap istrinya. Ketika sudah talak tiga, perempuan yang merupakan istrinya tersebut sudah tidak halal lagi baginya sebelum perempuan itu kawin dengan laki – laki lain

Pada dasarnya perbedaan antara talak 1, 2, dan 3 adalah akibat yang ditimbulkan dan cara rujuknya. Lantas apakah talak 1, 2, dan 3 harus dijatuhkan berurutan? Apakah seorang suami langsung dapat melakukan perceraian talak 3?

Apakah Arti Talak Sebenarnya?

Salah satu bentuk pemutusan hubungan perkawinan dalam Islam karena beberapa faktor yang menyebabkan pasangan suami istri tidak dapat melanjutkan kehidupan rumah tangga dikenal dengan talak atau thalaq. Talak tersebut menurut KHI (Kompilasi Hukum Islam) merupakan ikrar suami di hadapan Pengadilan Agama yang menjadi faktor penyebab putusnya hubungan perkawinan. Talak juga sudah diatur dalam Pasal 129 – 131 KHI.

Menurut pasal 129 KHI, seorang suami yang ingin menjatuhkan talak kepada istrinya perlu mengajukan permohonan kepada pengadilan agama di wilayah tempat tinggal istri lengkap dengan alasan dna meminta diadakan sidang untuk hal ini. Dengan kata lain, talak yang diakui secara hukum adalah yang diucapkan di Pengadilan Agama

Sementara itu perceraian karena talak diucapkan oleh suami di luar pengadilan, hanya sah menurut hukum agama dan tidak sah menurut hukum di Indonesia karena dilakukan tidak di Pengadilan Agama. Akibat jika talak dilakukan di luar pengadilan, ikatan perkawinan masih belum putus secara hukum

Apakah Itu Talak Tiga?

Menurut Surat Al-Baqarah ayat 230, jika seorang suami sudah menjatuhkan talak ketiga kepada istrinya, perempuan tersebut sudah tidak halal lagi bagi suaminya sebelum perempuan tersebut kawin dengan pria lain. Jadi jika sudah terjadi perceraian talak 3, perlu muhallil untuk memungkinkan pasangan tersebut rujuk kembali antara suami istri pertama. Muhallil sendiri adalah orang yang menghalalkan

Istri wajib kawin dulu dengan seorang pria lain dan sudah melakukan hubungan intim dengan suami tersebut sebagai hal yang menjadi inti perkawinan. Pria lain inilah yang disebut dengan muhalil. Jika pasangan itu bercerai, maka barulah pasangan suami istri pertama dapat kawin lagi

Perceraian talak 3 juga disebut dengan talak ba’in kubraa. Hal ini tercantum pada Pasal 120 KHI. Pasal tersebut menjelaskan bahwa talak bai’in kubraa tidak dapat rujuk dan tidak dapat dinikahkan lagi kecuali jika pernikahan tersebut dilakukan setelah istri menikah dengan pria lain dan terjadi perceraian ba’da al dukhul serta habis masa iddahnya

Terkait talak tiga tersebut, perempuan yang sudah dijatuhi talak tiga harus sudah menikah lagi dengan pria lain dan bercerai. Jika terjadi seorang pria dibayar oleh bekas suami pertama supaya menikah dengan istrinya selanjutnya mentalaknya agar bekas suami pertama dapat menikahi lagi perempuan tersebut sebenarnya tidak dibenarkan dalam syari’at Islam

Haruskah Waktu Penjatuhan Talak Berurutan?

Jika seorang istri dijatuhi talak satu atau dua oleh suaminya, suami istri tersebut masih diperintahkan untuk tinggal di satu rumah. Harapannya, suami dapat menimbang lagi dengan melihat istri tetap di rumah. Demikian halnya istri juga diharapkan mau ber-islah ketika melihat suami tetap menafkahi dan memberi tempat tinggal

Lantas muncul pertanyaan apakah talak – talak tersebut perlu dijatuhkan berurutan? Contohnya suami dan istri menikah kemudian suami menalak istri. Ini disebut dengan talak satu. Setelah tiga bulan mereka rujuk. Kemudian karena ada suatu hal, suami kembali menalak istrinya. Ini disebut dengan talak dua. Pada talak dua ini suami masih boleh rujuk dengan istri. Tetapi jika suami kembali menalak istrinya yang secara otomatis merupakan talak tiga, maka suami sudah tidak bisa rujuk lagi dengan istri kecuali istrinya sudah menikah dulu dengan pria lain dan si pria tersebut mentalaknya hingga perceraian talak tiga

Leave a Reply