Perbedaan Hibah dan Wasiat yang Harus Dipahami

Terkadang masih ada pihak yang bingung memahami tentang perbedaan hibah dan wasiat. Kedua hal tersebut memang sama dalam hal memberikan harta kepada orang lain yang memang berhak dan menjadi bagian dari pembagian tersebut. Tetapi secara pengertian dan aturannya tentu keduanya sangat berbeda. Perbedaan ini haruslah anda pahami dengan baik agar tidak sampai keliru dalam menerapkannya.

Perbedaan Hibah dan Wasiat dari Segi Pengertian

Hibah adalah sebuah akad yang dilakukan untuk menyerahkan hak miliknya kepada orang lain sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan. Hibah juga bisa diartikan sebagai hadiah atau sumbangan yang merupakan bentuk penghormatan terhadap orang lain baik dalam bentuk harta atau hal lainnya. Sedangkan wasiat secara harfiah berarti harta yang ditinggalkan seseorang di dunia dikarenakan dia sudah meninggal dunia. Pemberian wasiat juga harus dipertimbangkan dengan baik tanpa memberi pada ahli waris yang sudah digariskan.

Dari pengertian tersebut maka terlihat jelas perbedaan hibah dan wasiat yaitu untuk hibah penerimanya bisa mendapatkan kepemilikannya secara langsung setelah dihibahkan. Namun untuk wasiat haruslah menunggu hingga pemberiĀ  wasiat sudah meninggal dunia. Hal tersebut tentu harus diperhatikan dengan baik agar tidak sampai tertukar dan menyebabkan masalah perdebatan di kemudian hari setelah adanya penyerahan baik hibah maupun wasiat.

Saat ini sudah banyak jasa yang akan membantu anda untuk melakukan penyelesaian dokumen terkait hibah dan wasiat. Dengan mempercayakan pada jasa yang terpercaya dan profesional maka anda akan lebih mudah dalam mengatur segalanya tanpa harus dipusingkan aturan-aturan yang harus dipenuhi dalam pembagian tersebut. Tentunya untuk bisa mendapatkan pelayanan maksimal dan profesional anda juga harus berhati-hati dalam memilih jasa yang akan digunakan sehingga kemudahan bisa didapatkan dengan baik melalui bantuan mereka.

Perbedaan Hibah dan Wasiat Berdasarkan Aturannya

Mengetahui aturan-aturan dari prosedur hibah dan wasiat tentu harus dipahami dengan baik sebelum melakukannya. Ada berbagai poin yang memang harus diperhatikan dalam hal ini untuk memaksimalkan fungsi dari adanya pembagian harta tersebut sesuai dengan aturannya masing-masing. Berikut beberapa aturan dari masing-masing hibah dan wasiat yang membuat anda lebih memahami mengenai perbedaan hibah dan wasiat :

  • Dalam pembagian warisan tentu tidak boleh melanggar ketentun pembagian yang sudah ada secara agama. Siapa saja yang bisa menjadi ahli waris dan berapa bagianya sudah diatur dan anda hanya tinggal mengikuti aturan tersebut
  • Harus ada saksi yang mengikuti jalannya pemberian hibah atau warisan sehingga disahkan secara bersama. Hal tersebut juga untuk memaksimalkan kesahannya karena disaksikan juga oleh pihak lain yang bukan pemberi dan penerima hibah atau warisan
  • Dalam pembuatan surat wasiat atau hibah juga harus mengikuti bentuk surat yang sudah ditentukan
  • Dititipkan kepada notaris adalah hal yang paling tepat sebagai perwakilan untuk membicarakannya dengan keluarga atau ahli waris setelah pemberi wasiat sudah meninggal
  • Adanya persetujuan dari semua kerabat terdekat sesuai dengan keinginan pemberi hibah atau warisan

Dengan adanya ketaatan akan aturan yang ada maka akan lebih mudah bagi anda untuk melakukan pembagian harta baik melalui hibah maupun wasiat. Adanya perbedaan diantara keduanya pada dasarnya hanya masalah bagian dan waktunya saja, selebihnya aturan secara hukum dan surat-menyurat hampir sama. Sehingga mempercayakan pada orang yang mengetahui dengan baik mengenai perbedaan hibah dan wasiat akan memberikan bantuan untuk memudahkan segala pembagiannya.

Leave a Reply