Layanan Pengacara Perceraian dengan Dasar Hukum Islam

KDRT atau singkatan dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga menjadi salah satu penyebab suami dan istri bercerai. Kemudian diikuti dengan perebutan kasus harta gono-gini yang memperpanjang perceraian. Belum lagi ketika ada anak-anak yang menjadi korban perceraian ayah dan ibu mereka. Perebutan hak asuh anak juga tidak terelakkan terjadi. Suami dan istri yang bercerai dalam menunjuk pengacara, tunjuklah pengacara yang mengerti dasar hukum islam perceraian. Sehingga setiap tindakan dan keputusan si pengacara sesuai dengan hukum Perceraian Dalam Islam.

Hukum Wajib Perceraian dalam Islam

Pilihlah pengacara perceraian yang paham dengan hukum wajib dalam agama Islam. Pengacara dapat menyetujui suami yang mengajukan cerai istri dengan catatan sebagai berikut. Yaitu, ketika pihak istri melakukan perbuatan yang dibenci oleh Allah, seperti murtad. Atau, istri ketahuan melakukan tindakan yang tidak patut dan enggan bertaubat. Dalam posisi ini, pengacara perceraian harus paham bahwa hukum wajib yang digunakan untuk menangani kasus suami dan istri seperti yang telah disebutkan.

Hukum Sunnah Perceraian dalam Islam

Pilihlah pengacara perceraian yang paham dengan hukum sunnah dalam agama Islam. Pengacara dapat menyetujui suami yang mengajukan cerai dengan catatan sebagai berikut. Yaitu, ketika pihak istri melanggar peraturan suami. Kegagalan istri dalam menjaga diri-sendiri atau martabatnya, maka pengacara perceraian dapat menerangkan hukum sunnah ini kepada pihak suami. Atau, ketika suami sudah tidak sanggup menafkahi istri, maka pengacara perceraian harus dapat menangani kasus perceraian sesuai dengan hukum sunnah.

Hukum Mubah Perceraian dalam Islam

Pilihlah pengacara perceraian yang paham dengan hukum mubah dalam agama Islam. Pengacara harus memahami secara seksama mengapa salah satu pihak mengajukan perceraian. Perlu dipahami, hukum mubah Perceraian Dalam Islam memiliki arti boleh dilaksanakan. Dan disetujui asalkan dengan catatan sebagai berikut. Yaitu, pengacara perceraian mengetahui bahwa pihak suami merasa tidak sabar atau takut bertengkar setiap hari dengan istri ketika masih harus hidup bersama dalam rumah tangga.

Hukum Makruh Perceraian dalam Islam

Pilihlah advokat perceraian jakarta yang paham dengan hukum makruh dalam Islam. Pengacara harus memahami klien. Apakah niat dalam mengajukan perceraian memang ada sebab dan akibat. Jika demikian, pengacara perceraian dapat mengawal kasus tersebut hingga ke persidangan. Namun, jika pengacara perceraian mendapati kejanggalan dari pengajuan perceraian. Seperti pihak suami yang tanpa sebab dan akibat, dengan begitu saja mengajukan perceraian.

Hukum Haram Perceraian dalam Islam

Pilihlah pengacara perceraian yang paham dengan hukum haram dalam Islam. Pengacara harus memahami hukum haram perceraian. Ketika pihak suami mengajukan cerai saat istri sedang datang bulan, maka perceraian haram terjadi. Ketika pihak suami mengajukan cerai kepada istri dengan tujuan harta gono-gini jatuh ke tangan suami, pengacara wajib berpedoman pada hukum haram perceraian.

Mulai dari hukum wajib, hukum sunnah, hukum mubah, hukum makruf, hingga hukum haram harus menjadi bekal ilmu pengacara perceraian. Dengan menguasai semua jenis hukum Perceraian Dalam Islam tersebut, maka seorang pengacara dapat bersikap bijak dan tepat dalam menangani kasus perceraian. Bagi Anda yang memang terbelenggu dengan masalah rumah tangga hingga harus mengambil keputusan bercerai. Serahkan kepada pengacara perceraian yang benar-benar paham dengan perceraian dalam agama Islam. Sehingga masalah rumah tangga Anda dapat tertangani secara tepat. Dan harapannya adalah jalan mediasi yang menjadikan suami dan istri tidak bercerai selama keutuhan rumah tangga masih dapat diselamatkan.

2 Comments

Leave a Reply